INFO TERKINI

ARTIKEL


FOKUS INTERNAL DULU, BERKEMBANG KEMUDIAN




idrisiyyah.or.id | Terhitung Mulai 1 Agustus 2018, M Salik Fillah menduduki jabatan General Manager Qini Mart. Pengangkatan ini merupakan penunjukan langsung dari Divisi Ekonomi, "Karena memang kebetulan ada rolling tingkat manajerial," ujar pria yang murah senyum ini. Pria asal Raja Ampat Papua ini menambahkan, ada beberapa GM yang dipindahkan ke posisi yang baru, terutama di unit usaha yang bernaung di bawah koperasi. Kepada Muhammad Fahmuddin dari Majalah Mutiara yang mewawancarainya dia menuturkan program dan inovasinya di Qini Mart.

Berikut petikannya:
Program apa saja yang akan Anda jalankan?
Ada beberapa tahapan, jangka pendek, menengah dan panjang, untuk sementara kami fokus di jangka pendek dulu. Walaupun ada sekitar 5 penawaran cabang baru, tapi dipending dulu sampai akhir tahun.

Salah satu perbaikan internalnya melakukan stock opname di semua unit usaha setiap malam ahad. Dimulai dari Qini Mart Bojong, Kamulyan, Padasuka, Purbaratu dan Bebedahan. Menyusul di Kawalu, di daerah Kabupaten Tasikmlaya dan Qini Mart Pusat. Mudah-mudahan bulan oktober ini kita selesaikan semua stock opname di Qinimart.

Bagaimana Progressnya?
Setelah selesai dengan stock opname di Qinimart, ada beberapa hal yang kita lakukan dan kita bisa analisa, diantaranya kita dapat mengetahui berapa sebenarnya aset real barang yang dimiliki Qinimart.

Kemudian disamping mengetahui secara fisik jumlah barang yang di miliki Qinimart, kita juga bisa melakukan analisa perputaran barang, karena kita akan optimalkan fungsi aplikasi yang ada di setiap outlet.

jadi barang masuk dan keluar terdaftar secara rapih, dengan demikian kita bisa memperoleh data yang valid untuk kita lakukan analisa perputaran barang, kalau dalam istilah biasa fast moving dan low moving.

Lalu, apa arahan Syekh Akbar M Fathurahman?
Dengan mengetahui adanya barang yang cepat laku dan lambat perputarannya, itu bisa memberikan informasi kepada menejemen untuk membuat keputusan. Barang apa saja yang perlu dipertahankan.

Ini juga sejalan dengan arahan Syekh Akbar M Fathurahman. Beliau mengarahkan, barang yang tidak terlalu laku tidak usah di jual, akan membebani operasional.

Apa terobosannya?
Berapa terobosan sudah kita siapkan, tapi itu nanti untuk jangka menengah dan jangka panjangnya, untuk jangka pendek kita lebih ke pembenahan manajemen internal dulu.

Melakukan perapihan-perapihan, disamping stock opname kita lakukan penataan toko agar bisa terlihat lebih rapi. Ketiga memperkecil jumlah item barang dengan cara barang yang tidak laku disingkirkan dan apabila ditemukan barang yang expire atau sudah rusak kita bisa hilangkan sehingga jumlah barang bisa lebih ramping.

Memangnya ada berapa item barang yang dijual?
Sudah lebih dari 16.000 item. Tentu saja kalau tidak dimenej dengan baik pasti akan menimbulkan masalah besar. Makanya sebelum melakukan terobosan baru, harus ada pendataan. Agar lebih baik dan lebih rapih dan tentu saja di dukung oleh aplikasi yang mumpuni juga.

Soal aplikasi bisa lebih dijelaskan?
Kami sudah ancang-ancang dengan develop pengembangan IT. Supaya bisa menciptakan aplikasi yang kami perlukan untuk menunjang kinerja Qinimart ke depan.

Aplikasi yang ada adalah aplikasi penjualan, kalau di toko namanya pos (point of sells), kemudian yang kedua aplikasi yang di back office bertempat di kantor toko, kemudian aplikasi yang di central ini.

Dengan adanya aplikasi yang baru ini kami bisa memonitor aktifitas usaha. Dimanapun usaha itu berada, cukup memonitor dari Pusat. Kami bisa melakukan analisa perputaran barang secara real time. Sewaktu-waktu diperlukan, butuh data langsung siap.

Manajemen dituntut untuk terus berpacu dengan perkembangan tehnologi sehingga langkah-langkah ini harus dilakukan dalam rangka perbaikan.

Menyikapi persaingan bagaimana?
Sebenarnya tidak perlu khawatir, Qini Mart punya ciri khas sendiri. Kedua, diikat oleh kekuatan jamaah. Inilah poin-poin yang tidak dimiliki oleh yang lain. Perlu diingat kalau di jamaah tarekat ini punya figur, yaitu Syekh Akbar M Fathurahman. Figur ini yang sebenarnya menjadi pendorong utama untuk kita bisa memajukan usaha.

Artinya semua itu adalah modal, tapi tentu jangan terlena dengan kenyamanan ini. Persoalannya bagaimana caranya dari modal ini bisa raih keuntungan. Sehingga ini bisa menjadi nilai tambah, maka harus ditunjang dengan manajemen professional. Sehingga nilai daya saing kita dengan yang lain bisa lebih baik.

Menghadapi Tahun Politik, ekonomi sedang lesu. Strateginya seperti apa supaya tetap stabil?
Memang tidak bisa di mungkiri, beberpa faktor eksternal ikut memengaruhi omset. Terasa sekali kalau di unit-unit ritel. Naiknya dollar sangat berdampak sekali terhadap masyarakat, khususnya untuk bulan ini (Oktober). Harus tahu tren perkembangan bisnis mengarahnya kemana? Dari workshop manajemen ritel modern, di Bandung bulan lalu, ada beberapa elemen yang kita dapatkan, dari hasil survey memberikan informasi kepada kita ternyata tren perkembangan bisnis ritel untuk beberapa bulan terakhir ini lebih mengarah kepada warung tradisional. Kita sudah ancang-ancang bahwa nanti kedepan kita akan menggandeng warung tradisional.

Mungkin ke depan kita akan menjadikan Gudang Qinimart ini sebagai central distribusi barang bukan cuma di internal saja tapi juga merambah ke warung tradisional Berikutnya kita akan melakukan drop shop, drop shop adalah melayani konsumen secara langsung langsung jemput bola, kita hanya menawarkan paket yang ada. dan langsung diantar.

Selanjutnya membuka outlet baru bekerjasama dengan siapa saja, dan tentunya sangat diharapkan kerjasamanya dari jamaah sendiri, karena memiliki semangat yang sama.

Harapannya?
jabatan ini adalah suatu amanah. Kami berusaha menjalankannya secara sungguh-sungguh dan berupaya sekuat tenaga. Kami mengembangkan mitra yang lebih maju lagi. Kami mohon dukungan dari semua jamaah, mudah-mudahan kami diberikan kemudahan.